Tokopedia Tindak Tegas Penyalahgunaan Akun Iklan Gedung DPR

VIVA – External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengucapkan Tokopedia menindak tegas segala penyalahgunaan pada platform Tokopedia, menyusul ditemukannya salah satu lapak yang menjajakan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Saat ini ana terus menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur, ” ujar Ekhel dalam pernyataan tertulis kepada ANTARA , Rabu.

Pantauan ANTARA , saat memasukkan kata kunci “Gedung DPR” dalam kolom pencarian pada aplikasi Tokopedia, muncul pelapak dengan menawarkan penjualan gedung DPR beserta anggota dengan keterangan: “Dijual Gedung DPR beserta Anggota Rp1. 000. ”

Baca juga: Gedung DPR Kembali Dijual Murah di Toko-toko Online

Tokopedia menegaskan kalau pihaknya akan proaktif memantau kegiatan dalam platform meski mengaku bahwa segala produk di dalam maklumat diunggah secara mandiri oleh pedagang alias user generated content (UGC).

“Walau Tokopedia bersifat UGC — dimana setiap penjual bisa mengunggah produk secara sendiri — aksi proaktif pun terus kami lakukan untuk menjaga acara dalam platform Tokopedia tetap serasi dengan hukum yang berlaku, ” kata Ekhel.

Tokopedia sebetulnya telah mempunyai panduan terkait produk-produk apa sekadar yang bisa diperjual belikan dalam aturan penggunaan platform Tokopedia.

“Kami juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan dimana masyarakat dapat melaporkan produk yang melanggar, indah aturan penggunaan platform Tokopedia maupun hukum yang berlaku di Indonesia, ” Ekhel menambahkan.

Selain Tokopedia, dari pantauan ANTAR A, kaum pelapak di platform lokapasar seperti Shopee juga ada yang menawarkan Gedung DPR.

Awak humas Shopee, kepada ANTARA , mengatakan sedang di dalam diskusi internal untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut. (ant)