satu. 262 Perwira Positif, Lokasi Depan Secapa Belum Berlakukan Lockdown

VIVA – Pembatasan Baik Berskala Mikro (PSBM) untuk membuang kawasan Hergarmanah yang berdekatan secara Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) pasca temuan ribuan kasus positif COVID-19 belum diberlakukan. Wali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan, pihaknya masih konsolidasi dengan gugus tugas kewilayahan.

“Untuk merapatkan konsolidasi secara kewilayahan PSBM lokal di danau saja untuk memastikan supaya tidak terlalu banyak orang yang merembes, ” ujar Oded, Sabtu 11 Juli 2020.

Oded memastikan ketegasan di wilayah tersebut menjadi prioritas untuk memutus lengah rantai penularan dan menutup kanal masuk dari luar area tersebut.

“Teknisnya kewilayahan, satgas di kecamatan. Penyerasian masuk lebih ketat lagi, bertambah terkontrol. Petugas jalan terus, ” kata dia.

Oded menambahkan, pemetaan penyebaran COVID-19 secara tes masal kepada warga kira-kira akan diwajibkan.

“Siapa yang bersedia kita periksa, kita upayakan bujuk mereka secara murni, semua puskesmas di situ bergerak, ” ujarnya.

Sebelumnya, Kawasan yang mengungkung kompleks Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa) di Kelurahan Hegarmanah, Kelurahan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, ditutup alias di- lockdown sebab 1. 262 tentara calon perwira di sana positif terinfeksi virus corona.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pemangku Kota Bandung Oded M Danial memutuskan kawasan itu diberlakukan PSBM untuk memutus rantai penularan virus COVID-19 setelah lonjakan kasus kejangkitan.

“Kawasan di Hegarmanah dan sekitarnya dilakukan PSBM secara ketat. Jadi, jalan-jalan masuk ditutup; yang boleh masuk hanya penghuni, ” ujar Ridwan Kamil di Praja Bandung, Jumat, 10 Juli 2020.