Rincian Bansos PKH bagi Siswa Sekolah, Ibu Hamil hingga Lansia

VIVA – Program Tim Harapan (PKH) memasukkan komponen kebutuhan sekolah untuk siswa-siswi sekolah secara berbagai tingkat. Kementerian Sosial mengecap, bantuan itu jumlahnya bervariasi berangkat dari SD hingga Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengatakan, PKH, selain membantu pemenuhan keinginan pokok keluarga tidak mampu, juga diperuntukkan anak-anak sekolah.

“Diharapkan melalui bantuan ini, tanggungan penerima manfaat dapat memiliki akses pendidikan yang lebih baik, ” kata Risma, Senin 11 Januari 2021.

Adapun rincian jumlah bantuan adalah, untuk siswa SD/MI/sederajat sebesar Rp900. 000 setahun atau Rp75. 000 bohlam bulan, SMP/MTs/sederajat Rp1, 5 juta setahun atau Rp125. 000 bagi bulan, dan SMA/MA/sederajat Rp2 juta setahun atau Rp166. 000 bohlam bulan.

Bantuan biar dibagikan dalam empat tahap selama kurun waktu satu tahun. Bank yang tergabung dalam Himbara-bank BUMN, mendapat penugasan untuk menyalurkan tumpuan tersebut secara transfer tunai.

Baca juga: Kisah Paulus Lolos dari Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182

Lewat akun Instagram Departemen Sosial @kemensosri , disebut komponen program PKH dapat membelikan sejumlah kebutuhan di antaranya objek pokok (lauk pauk, buah, sayuran) dan termasuk biaya tambahan untuk kesehatan. PKH ada berbagai kriteria yang akan diterima.

Untuk ibu hamil sebesar Rp3 juta, anak usia dini Rp3 juta, penyandang disabilitas Rp2, 4 juta, dan lanjut usia sejumlah Rp2, 4 juta. Termasuk juga tambahan bantuan di dalamnya buat membeli keperluan sekolah, seperti kunci, seragam, dan alat tulis.

Sekadar diketahui, pemberian sandaran ini pada umumnya diberikan pada seorang ibu karena dianggap menjalankan keuangan keluarga.