Lalu-lalang Jakarta Selama PSBB Transisi, SIKM Masih Berlaku

VIVA – Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan penerapan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebagai syarat masuk atau muncul Jakarta masih berlaku di periode perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Gembung atau PSBB transisi Fase 1.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat yang bekerja di 11 sektor yang diizinkan semasa PSBB dan hendak bepergian ke atau dari Jakarta, diharapkan tetap mengurus SIKM melalui situs https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta.

“Selama masa PSBB transisi itu, kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, ” katanya.

Dengan menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1, 5 – 2 meter, dan batasi aktivitasi ke luar rumah jika tidak terlalu penting.

Tak hanya tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pula tetap melakukan pengawasan ketaatan dalam berbagai tatanan, seperti mal, objek wisata, pasar, check point SIKM, bersama dengan tim terpadu SKPD.

Baca: Pemprov DKI Raup Rp370 Juta dari Pelanggar PSBB

Dalam pengetatan protokol kesehatan pada pasar, Pemprov DKI Jakarta menurunkan 5. 000 ASN untuk memperhatikan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan & mengendalikan jumlah pengunjung yang hadir ke pasar agar tidak meninggalkan 50 persen dari kapasitas.

Selain itu, kata tempat, tim juga akan melakukan penindakan berupa denda maupun sanksi baik kepada pelanggar PSBB, seperti menyapu di trotoar atau bahu hidup dan sekitar pasar dengan memakai rompi khusus.

“Penindakan dengan penutupan turut dilakukan di dalam lokasi yang seharusnya belum dapat membuka aktivitas, ” katanya.

Pemprov DKI Jakarta masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 di dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Tumbuh atau KSBB.