Dua Warga Sipil Keciduk Pakai Pelah lidah Dinas TNI

VIVA – Operasi Wira Pecut Jaya yang digelar gabungan antara TNI dari kesatuan POMAD, POMAL, POMAU, dibantu oleh jajaran Polri serta Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan, menjaring dua warga sipil dan seorang anggota TNI.

Perwira Seksi (Pasi) POM Kogartap Garnisun I Jakarta, Kapten Hendra Mingki, mengatakan operasi ini menyasar anggota TNI yang beraktivitas di luar tugas, dan warga sipil yang memakai atribut TNI maupun kendaraan operasional TNI tanpa surat izin.

Operasi ini digelar oleh DENPOM Kogartap Garnisun Tetap I Jakarta di Jalan Raya Fatmawati, Kota Jakarta Selatan.

“Ada dua masyarakat sipil yang kita dapati memakai kendaraan dinas tanpa surat permisi, ” ujar Kapten Mingki pada awak media, Kamis malam, 10 Desember 2020.

“Operasi Wira Pecut Jaya ini dilaksanakan untuk menegakkan disiplin dan kepatuhan anggota TNI dalam bertugas, beserta kedisiplinan masyarakat sipil berlalu lin, ” kata dia.

Mingki menyebut, selain kedisplinan bagian, pihaknya bersama jajaran polisi dari Polsek Cilandak melaksanakan imbauan protokol kesehatan tubuh kepada para pengguna kendaraan. Namun anggota Sudin Perhubungan melakukan penjagaan KIR dan surat izin operasi untuk kendaraan angkutan barang serta angkutan umum.

“Operasi Pecut Jaya ini merupakan operasi rutin akhir tahun yang dilaksanakan oleh pihaknya bersama-sama jajaran polisi dan Suku Dinas Perhubungan, ” tutur mingki.

Untuk kedua warga sipil yang didapati melanggar langsung diproses & dibuat berita acara terkait penerapan kendaraan dinas TNI yang tak memiliki izin. Sedangkan kendaraan itu disita oleh petugas yang mengarahkan operasi. Dan untuk satu bagian TNI yang terjaring operasi dikarenakan beraktivitas di luar jam dinas tanpa melengkapi surat kedinasan selalu diproses. (ase)

Baca juga: Jenderal Polisi saat Pengumuman Habib Rizieq Tersangka