Bill Gates Coba Meramal Nasib Dunia di 2021, Begini Katanya

VIVA – Bill Gates, orang terkaya kedua di dunia, berpikir segalanya akan menjadi alangkah baiknya di 2021. Dalam posting blog di situs resminya, ia menulis bahwa musim semi tahun depan penduduk Bumi akan melihat efek positif dari vaksin COVID-19 secara massal.

“Kehidupan mendekati keadaan normal daripada sekarang, ” ujarnya, seperti dikutip dari situs Metro , Kamis, 31 Desember 2020. Gates juga mengingatkan supaya berterimakasih kepada sains karena menjadikan tahun depan jauh lebih cerah daripada tahun ini, yang menurutnya, mengerikan.

Baca: Bill Gates Punya Kerjaan Baru

Vaksin adalah alasan utama mengapa Gates bisa begitu optimis. Saat ini ada tiga vaksin COVID-19 yang tampaknya bekerja dengan sangat baik. Ketiganya ialah Pfizer, Moderna dan AstraZeneca. Selain ketiganya, saat ini banyak vaksin serupa yang sedang dikembangkan.

Gates Foundation mendanai sebagian dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) yang telah membantu mendanai pengembangan beberapa vaksin COVID-19 di seluruh dunia. Artinya, pendiri Microsoft tersebut berada di posisi yang tepat untuk melihat lanskap vaksin secara keseluruhan.

Vaksin bukan satu-satunya alasan dibalik optimisme Bill Gates. Ia juga menunjuk pada perjanjian second supply , yaitu kesepakatan antara perancang dan produsen vaksin untuk memastikan 5-10 miliar dosis yang dibutuhkan untuk produksi.

Semangat kerja sama ini dapat memastikan semua orang divaksinasi dengan waktu yang lebih cepat. Gates juga mengatakan banyak perusahaan farmasi mendapat manfaat bekerja sama dengan cara baru seperti tersebut.

“Ini mirip oleh bagaimana selama Perang Dunia II, Amerika Serikat (AS) meningkatkan kapasitas produksinya dengan sangat cepat yang mengubah pabrik mobil menjadi pabrik tangki dan truk, ” terang Gates.

Namun, ia juga mengakui adanya rintangan di dalam mengangkut, mendistribusikan, dan mengajak penduduk untuk suntik vaksin. Hal terkait yang harus segera diatasi. Costs Gates bahkan mengakui kerugian yang dapat ditimbulkan oleh teori konspirasi, termasuk yang melibatkan Melinda Gates dan dirinya.